Ketidakpastian dalam mengukur

Ketidakpastian dalam Mengukur

Dalam setiap kegiatan pengukuran terhadap benda dengan menggunakan alat-alat ukur, maka akan didapatkan deretan angka yang menunjukkan ukuran dari benda tersebut. Hasil pengukuran benda merupakan angka yang tidak pasti atau tidak eksak karena tergantung pada ketelitian alat ukur yang digunakan.

Bilangan eksak adalah bilangan yang didapatkan dari hasil membilang (menghitung), seperti 500 rupiah, 10 butir, 20 buah, 3 ekor dan sebagainya.

Also Read:

Aturan Menyatakan Banyaknya Angka Penting

Angka penting adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran yaitu terdiri atas angka pasti dan angka taksiran.

  • Semua angka bukan nol adalah angka penting

Contoh:

345,6 gram memiliki 4 angka penting

1,234 liter memiliki …..angka penting

5,12 detik memiliki ….. angka penting

  • Angka nol yang terletak diantara dua angka bukan nol, termasuk angka penting.

Contoh :

3004 meter memiliki 4 angka penting

108 kg memiliki ….. angka penting

  • Angka nol yang terletak di sebelah kanan angka bukan nol termasuk angka penting

Contoh :

356,70 joule memiliki 5 angka penting

220 volt memiliki …..angka penting

  • Angka nol yang terletak di sebelah kiri angka bukan nol baik yang terletak disebelah kiri maupun di sebelah kanan desimal (koma) bukan merupakan angka penting

Contoh :

0,0088 m/s memiliki 2 angka penting

0,0001 N memiliki …. angka penting

Operasi Angka Penting

Hasil operasi penjumlahan dan pengurangan dengan angka penting hanya boleh mengandung satu angka taksiran. Demikian juga hasil perkalian atau pembagian mempunyai angka penting yang sama banyak dengan angka penting dari faktor angka penting yang paling sedikit.

  • Operasi Penjumlahan

Contoh :

  • Operasi Pengurangan

Contoh :

  • Operasi Perkalian

Contoh :

  • Operasi Pembagian

Contoh :

Mengenal Beberapa Macam Alat Ukur

Alat Ukur Panjang

Di dalam ilmu fisika dikenal adanya tiga alat ukur panjang, yaitu mistar, jangka sorong dan mikrometer sekrup, dengan ketelitian masing-masing berbeda.

  • Mistar

Mistar biasanya dibuat dengan skala terkecil 1 millimeter. Ketelitian pengukuran mistar adalah 0,5 millimeter atau 0,05 centimeter.

  • Jangka Sorong

Jangka sorong mempunyai ketelitian 0,1 mm atau 0,01 cm.

  • Mikrometer sekrup

Mikrometer sekrup adalah alat ukur yang mempunyai ketelitian 0,01 mm atau 0,001 cm. Alat ukur ini juga mempunyai dua skala, yaitu skala utama dan skala yang tertera pada teromol yang dapat di putar.

 

Teromol terbagi dalam 50 bagian, sehingga jika diputar satu kali, sumbu mikrometer hanya maju ½ mm tepat pada garis skala utama bawah. Dua kali diputar maju 0,5 mm tepat pada garis skala utama atas lagi dan seterus-nya. Jadi jarak antara garis skala atas sampai garis skala bawah 0,5 mm.

Komentar Pembaca

Ketidakpastian dalam mengukur | Made Astawan | 4.5
>