Hubungan Antar Sudut

Sudut Berpelurus

Jika dua sudut berjumlah 180 derajat, maka salah satu sudut merupakan pelurus sudut yang lain. Pasangan sudut yang demikian disebut pasangan sudut yang saling berpelurus.

hub.sudut.png

Also Read:

\angle AOP adalah pelurus \angle BOP , sehingga :

\angle AOP+\angle BOP=180^{0}

\angle AOB adalah sudut lurus, berarti \angle AOP dan \angle BOP saling berpelurus.

Sudut Berpenyiku

Jika dua sudut berjumlah 90^{0} , maka salah satu sudut merupakan penyiku sudut yang lain. Dua sudut yang demikian disebut pasangan sudut yang saling berpenyiku.

hub.png

\angle BAC+\angle CAD=90^{0}

\angle BAD adalah sudut siku-siku, berarti \angle BAC dan \angle CAD saling berpenyiku.

Sudut Bertolak Belakang

hub2.png

\angle BOF disebut bertolak belakang dengan \angle AOT, demikian juga \angle BOT bertolak belakang dengan \angle AOF, dan lainnya.

MEMBAGI RUAS GARIS

Sebuah ruas garis dapat menjadi dua bagian yang sama panjang dengan menggunakan garis sumbu. Jika ruas garis PQ akan dibagi menjadi 3 bagian yang sama maka ikuti langkah-langkah sebagai berikut :

Letakkan titik P pada sembarang tempat.

Lukis PQ dengan panjang sembarang.

Lukis PR dengan panjang sembarang.

Dengan pusat titik p, lukis sebuah busur dengan jangka sehingga busur tersebut memotong PR di titik S.

Dengan pusat titik S, lukis sebuah busur dengan jangka sehingga busur tersebut memotong PR di titik T dan PS = ST

Dengan pusat titik T, lukis sebuah busur dengan jangka sehingga busur tersebut memotong PR di titik U dan ST = TU

PQ akan dibagi menjadi 3 bagian, kita sudah menapatkan 3 titik (S, T dan U). Hubungkan titik U dengan titik Q.

Dengan pusat titik U dan jari-jari TU buat busur sehingga memotong QU di K.

Dengan pusat titik K dan jari-jari UK buat busur sehingga berpotongan dengan busur yang pusatnya titik T di titik L.

Dengan pusat titik L dan jari-jari LT buat busur sehingga berpotongan dengan busur yang pusatnya titik S di titik M.

Tarik garis melalui M dan S yang memotong PQ di N.

Tarik garis melalui L dan T yang memotong PQ di O.

SIFAT SIFAT GARIS SEJAJAR

Kedudukan Dua Garis

hub3.png

Dari gambar kubus ABCD.EFGH di atas terdepat beberapa kedudukan garis yaitu :

Garis AB dan EF disebut sejajar, sering ditulis AB // EF.

Garis AB dan garis AD disebut berpotongan di titik A.

Garis AB dan garis CG disebut bersilangan. Garis yang bersilangan tidak sejajar dan tidak berpotongan.

Sifat-sifat Sudut dari Dua Garis Sejajar.

hub4.png

Perhatikan garis a dan garis b. garis a // b, garis c memotong kedua garis tersebut berturut-turut di titik P dan Q sehingga terjadi sudut-sudut berikut P1, P2, P3, P4, Q1, Q2, Q3, Q4.

Pasangan-pasangan sudut P1 dan Q1, sudut P2 dan Q2 disebut pasangan sudut-sudut sehadap.

Pasangan-pasangan sudut P1 dan Q3 disebut pasangan sudut dalam bersebrangan.

Pasangan-pasangan sudut P1 dan Q2 disebut pasangan sudut dalam sepihak.

Pasangan-pasangan sudut P2 dan Q4 disebut pasangan sudut luar bersebrangan.

Pasangan-pasangan sudut P2 dan Q1 disebut pasangan sudut luar sepihak.

Komentar Pembaca

Hubungan Antar Sudut | Made Astawan | 4.5
>