Pengertian Suhu dan cara pengukurannya

Pengertian Suhu

Suhu atau temperature adalah besaran yang menunjukkan derajat panas atau dinginnya suatu benda. Pengukuran suhu didasarkan pada keadaan fisis zat ( padat, cair, gas ) yang mengalami perubahan jika suhunya berubah. Sensitivitas benda terhadap perubahan suhu dinamakan sifat termometrik zat. Perubahan termometrik zat antara lain ( perubahan volume, perubahan wujud, perubahan daya hantar listrik, dan perubahan warna.

Mengukur Suhu

Also Read:

Alat mengukur suhu berdasarkan sifat-sifat termometrik dinamakan thermometer. Zat cair yang mempunyai sifat termometrik yang baik adalah air raksa dan alkohol, karena raksa dan alkohol dapat memuai secara linier jika terjadi kenaikan suhu. Zat cair yang digunakan untuk mengisi tabung termometer adalah raksa, karena raksa memiliki kelebihan dibandingkan dengan zat cair lain. Kelebihan raksa sebagai pengisi tabung termometer adalah:

    1. Keseimbangan termal terhadap zat yang akan di ukur lebih cepat
    2. Memiliki titik beku terendah ( -390C ) dan titik didih ( 3570C ).
    3. Memiliki kenaikan volume yang teratur pada saat terjadi perubahan suhu
    4. Tidak membasahi kaca yang ditempati, karena memiliki gaya kohesi besar sehingga pengukuran suhu lebih akurat.
    5. Mudah dilihat, karena warnanya putih seperti perak ( mengkilat )

Pada pengukuran dengan menggunakan termometer, suhu suatu zat yang diukur sama besar dengan skala yang ditunjukkan oleh termometer saat terjadi kesetimbangan termal antara zat dengan termometer. Skala termometer dibedakan menjadi skala Celcius, skala Fahrenhait, skala Reamur dan skala Kelvin.

Perbandingan skala termometer Reamur, Celcius, Fahrenhait dan Kelvin

suhu.PNG

Hubungan antara dua termometer sembarang

Jika dua termometer sembarang X dengan Y masing-masing memiliki titik tetap bawah dan titik tetap atas yang berbeda, tetapi rentangan antara kedua acuan tersebut sama. Hal ini karena titik tetap bawah menggunakan acuan suhu es yang mulai melebur pada tekanan normal dan titik tetap atas menggunakan acuan suhu air mendidih pada tekanan udara normal. Jika suhu benda dalam derajat X diketahui, maka suhu dalam derajat Y dapat di cari.

suhu 1.PNG

Contoh 1 # :

Pada suhu berapakah skala Fahrenheit dan skala Celsius menunjukkan angka yang sama.

Penyelesaian :

Misal skala Fahrenheit dan skala Celsius menunjukkan angka yang sama x, maka tF = tC = x

( tF – 32 ) : t C = 9 : 5

( x – 32 ) : x = 9 : 5

9x = 5 ( x – 32 )

9x = 5x – 160

4x = – 160

X = – 40

Jadi, termometer fahrenheit dan reamur menunjukkan angka yang sama pada suhu -40 derajat.

Contoh 2 # :

Termometer X memiliki titik tetap bawah dan titik tetap atas masing-masing 25^0\text{ X} dan 125^{0}\text{ X}, sedangkan termometer Y masing-masing – 20^0\text{Y} dan 180^0\text{Y} . Jika suhu benda menunjukkan t^0\text{X}=50^0\text{ X} , berapa suhu benda tersebut dalam derajat termometer Y.

Penyelesaian.

\frac{a-r}{p-r}=\frac{b-s}{q-s}

\frac{50-25}{125-25}=\frac{b-(-20)}{180-(-20)}

\frac{25}{100}=\frac{b+20}{200}

b=30

Jadi, suhu tersebut sebesar 30 derajat jika diukur dengan termometer Y.

Komentar Pembaca

Pengertian Suhu dan cara pengukurannya | Made Astawan | 4.5
>