Besaran Pokok dan Besaran Turunan - Situs Matematika dan Fisika - Situs Matematika dan Fisika

Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Dalam fisika,terdapat dua jenis besaran,yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran fisika yang satuannya ditetapkan terlebih dahulu melalui kesepakatan. Sementara itu, besaran turunan adalah besaran fisika yang satuannya diturunkan dari satuan-satuan besaran pokok. Terdapat tujuh besaran pokok, yaitu panjang,massa, waktu, kuat arus listrik, suhu, intensitas cahaya, dan jumlah zat.

Sementara itu, besaran turunan berjumlah sangat banyak. Tabel berikut ini menampilkan beberapa besaran turunan.

Also Read:

Sistem Satuan Internasional

Dalam fisika, terdapat beberapa system satuan,seperti satuan MKS(sistem matrik), sistem satuan CGS, dan sistem satuan FPS (sistem inggris. Tabel berikut ini menunjukkan satuan panjang, massa,dan waktu dalam sistem satuan MKS, CGS, dan FPS.

Kita telah mempelajari bahwa satuan adalah besaran fisika tertentu yang didefisikan dan diadopsi melalui kesepakatan yang digunakan untuk menyatakan nilai besaran-besaran sejenis lainnya. Dengan kata lain, satuan merupakan acuan atau standar dari suatu besaran fisika, sehingga satuan harus memenuhi aturan-aturan sebagai berikut.

  1. Harus mempunyai nilai yang tetap
  2. Harus bersifat umum
  3. Harus dapat di konversi ke dalam system satuan lain yang sejenis.

Berdasarkan aturan-aturan satan diatas, terdapat sebuah sistem satuan yang digunakan secara internasional, yaitu Sistem Satuan Intrnasional.sistem ini diadopsi dari konferensi Umum Ke-11 tentang Berat dan Ukuran, yang diadakan di Paris-Prancis pada tahun 1960. Sistem Satuan Internasional umumnya dikenal di seluruh dunia dengan sebutan SI. Pada dasarnya Sistem Satuan Internasional dikembangkan dari sistem MKS.

Sistem Satuan Internsional mempunyai beberapa kelebihan, salah satu di antaranya adalah lebih mudah dikonversi ke dalam sistem satuan lain yang sejenis. Hal ini karena pada sistem digunakan awalan untuk menyatakan bilangan desimal(kelipatan sepuluh) yang dituliskan sebelum satuan yang digunakan. Sebagai contoh 0,003 meter dapat dinyatakan menjadi 3 milimeter.

Standar Satuan Besaran Pokok

Satuan Panjang

standar satuan panjang adalah meter (m). pada awalnya, melalui perjanjian internasional, meter tersebut didefisikan sebagai jarak di antara dua goresan yang terdapat pada batang campuran logam platina-iridium yang disimpan di Lembaga Berat dan Ukuran di Sevres, Perancis. Pada tahun 1960, meter tersebut didefinisikan ulang sebagai 1.650.763,73 panjang gelombang cahaya merah-jingga yang dipancarkan oleh isotop krypton-86. Pada tahun 1983 meter tersebut kembali didefinisikan ulang sebagai panjang lintasan yang ditempuh cahaya diruang hampa (vakum) dalam selang waktu \frac{1}{299792458}. Definisi ini digunakan sampai sekarang.

Satuan Massa

Standar satuan massa adalah kilogram (kg). Mula-mula, kilogram tersebut didefisikan sebagai massa 1 desimeter kubik air murni pada suhu massa jenis maksimumnya (4,0 derajat) atau 39,2 derajat F). Kilogram tersebut kemudian didefinisikan ulang sebagai massa sebuah silinder platina-iridium yang juga disimpan di lembaga berat dan ukuran internasional di Sevres, Prancis. Definisi ini digunakan hingga sekarang dan tiruan dari silinder platina – iridium tersebut banyak digunakan di setiap Negara.

Satuan waktu

Standar satuan waktu adalah sekon atau detik (s). mula – mula, detik didefinisikan sebagai \frac{1}{86.400} hari matahari rata – rata yang sama dengan waktu yang diperlukan bumi untuk berputar satu kali penuh pada porosnya. Akan tetapi, kemudian para ahli menemukan bahwa rotasi bumi tidak cukup konstan, sehingga pada tahun 1967, detik didefinisikan ulang sebagai waktu yang diperlukan oleh radiasi elektromagnetik yang dipancarkan pada suatu transisi di antara dua tingkatan energy dalam keadaan dasar dari atom cesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9.192.631.770 kali.

Satuan Kuat Arus Listrik

Standar satuan arus listrik adalah Ampere (A), yaitu arus listrik yang mengalir melalui dua buah konduktor sejajar yang terpisah sejauh satu meter, yang menhasilkan gaya sebesar \frac{\mu_{0}}{2\pi} N atau 2 x 10-7 N.

Satuan suhu

Standar satuan suhu adalah kelvin (K). Kelvin adalah \frac{1}{273,16} suhu termodinamik dari titik tripel air. Dalam hal ini, titik tripel air adalah suhu dan tekanan yang pada suhu dan tekanan tersebut air dalam bentuk padat, cair , dan gas berada dalam keseimbangan termal.

Satuan Intensitas Cahaya

Standar satuan intensitas cahaya adalah candela (Cd). Pada awalnya, Kandela didefinisikan sebagai \frac{1}{60} dari intensitas cahaya yang diradiasikan dari suatu centimeter persegi benda hitam yang disimpan pada suhu platina yang membeku. Kandela tersebut sekarang didefinisikan sebagai intensitas sumber cahaya, dalam arah tertentu, dengan frekwensi sebesar 5,4 x 1014 Hertz dan intensitas radiasi sebesar \frac{1}{683} W tiap steradian dalam arah tersebut. Dalam hal ini benda hitam adalah benda ideal yang akan menyerap semua radiasi yang mengenainya tanpa memantulkan radiasi tersebut.

Satuan Jumlah Zat

Standar satuan jumlah zat adalah mol. Pengertian mol adalah jumlah zat suatu sistem yang mengandung partikel sebanyak atom yang terdapat pada 12 gram karbon-12, yang sama dengan 6,02 x 1023 partikel. Dalam hal ini 6,02 x 1023 adalah bilangan Avogadro.

}
%d blogger menyukai ini: